Wellcome

SELAMAT DATANG DI BLOG PRIBADI REALIS GEA
"Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa - bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling taqwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. [QS. 49 : 13]"

Rabu, 22 Agustus 2012

Tempe Biji Kluwih, Alternatif Tempe Kedelai


YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Di tengah fluktuasi stok dan harga tempe dari kacang kedelai di dalam negeri serta meningkatnya peminat makanan tradisional Indonesia ini di kancah internasional, inovasi tiga mahasiswa dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) ini menimbulkan harapan baru. Gama Setyoningsih, Maisel Priskila Sisilia, dan Dwi Irawati berhasil membuat tempe dari biji kluwih, yaitu biji dari buah semacam nangka.

Dari penelitian bertajuk "Pemanfaatan biji kluwih (Betem) sebagai bahan baku alternatif pembuatan tempe", ketiga mahasiswi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) itu membuktikan bahwa tempe bisa dibuat dari biji kluwih, rasanya tak kalah lezat, dan kandungan nutrisinya tak kalah baik daripada kacang kedelai.

Gama menjelaskan, seperti dikutip dari laman resmi UNY, selama ini masyarakat belum mengetahui kandungan, seperti air, abu, protein, lemak, serat, karbohidrat, pati, dan fenol serta sifat fisikokimia dan fungsional pati pada biji kluwih. Oleh karena itu, biji kluwih belum dimanfaatkan sebagai produk pangan.

Dalam penelitian, Gama dan kawan-kawan menemukan bahwa biji kluwih memiliki 64,965 persen kandungan karbohidrat yang membuatnya berpotensi sebagai salah satu sumber karbohidrat. Biji kluwih juga memiliki kandungan serat sebesar 8,196 persen dan 0,003 persen yang tergolong cukup besar untuk bisa membantu menurunkan kadar kolesterol.

“Berdasar komposisi kimia diatas, dapat dikatakan bahwa biji kluwih memiliki keseimbangan nutrisi yang meliputi karbohidrat, lemak, protein dan mineral yang baik tetapi juga mengandung senyawa fenol yang mengakibatkan pencoklatan enzimatis,” kata Gama.

Gama dan rekan-rekannya menjelaskan mudahnya cara membuat tempe dari biji kluwih. Mereka mengamati langkah-langkah membuat tempe dari biji kluwih ini dengan seksama.

Langkah dimulai dengan mengupas kulit luar dan dilanjutkan mencuci biji kluwih hingga bersih. Setelah itu, biji kluwih direbus selama beberapa menit dan jangan sampai terlalu lunak. Setelah direbus, tiriskan dan kupas kulit bagian dalamnya.

Kemudian, potong-potong biji kluwih yang sudah dikupas sesuai selera dan berikan laru atau ragi. Lanjutkan dengan membungkusnya dalam kemasan daun pisang rapat-rapat dengan ukuran 3-4 sendok makan tiap kemasan.

Masukkan calon tempe kluwih dalam suatu wadah tertutup selama dua malam satu hari atau sekitar 36 jam. Setelah itu, tempe biji kluwih siap dikeluarkan dari wadah tertutup dan siap diolah.

“Berdasarkan uji laboratorium keunggulan tempe biji kluwih dibandingkan tempe kedelai antara lain Kandungan abu dan karbohidratnya lebih tinggi daripada tempe kedelai,” tambahnya.

Sumber :
http://edukasi.kompas.com/read/2012/08/22/16362777/Tempe.Biji.Kluwih..Alternatif.Tempe.Kedelai?utm_source=edukasi&utm_medium=cpc&utm_campaign=artbox

Pesawat Jabiru SMK 12 Bandung Segera Terbang


 Pesawat Jabiru SMKN.12 Bandung

BANDUNG, KOMPAS.com — Pesawat Jabiru J-430 hasil rakitan siswa-siswa SMK Negeri 12 Bandung akan segera terbang. Sertifikat izin penerbangan kini sedang diproses, dibantu Alfa Flying Club. "Nanti yang akan keluar adalah certificate of registration, certificate of airworthiness, dan sebenarnya juga radio permit," kata Taufik Aksmy dari Alfa Flying Club, Kamis (9/8/2012) kemarin.

Menurut Taufik, izin terbang bisa dimiliki hanya jika diurus oleh organisasi penerbangan. Pihak SMK akan sulit untuk mengurusnya sendiri. Oleh karenanya, Alfa Flying Club akan terus memberikan panduan dan bantuan.

Jabiru J-430 sebenarnya adalah pesawat eksperimental yang dikembangkan perusahaan Australia. Siswa SMK Negeri 12 membeli bentuk terurai pesawat ini kemudian merakitnya. Pesawat ditujukan untuk kepentingan pembelajaran, bukan untuk diproduksi massal.

Teddy Rosadi, Ketua Tim Perakitan Jabiru J430 di SMK 12 Bandung, mengungkapkan bahwa tujuan perakitan terkait upaya membangun konsentrasi studi baru di bidang airframe dan powerplant. Bidang ini mendalami lebih jauh tentang mesin pesawat. "Sebelumnya, kita hanya mempelajari permukaan. Sekarang kita akan mempelajari lebih dalam. Untuk bisa melakukannya, kita butuh pesawat yang betul-betul utuh. Oleh karena itu kita merakitnya," papar Teddy.

Ia menambahkan, konsentrasi baru tersebut terkait dengan tuntutan industri. "Untuk industri penerbangan saat ini, kebutuhan SDM yang mampu di bidang itu masih kurang. Kita coba sediakan," katanya saat ditemui di RITech Expo, Sasana Budaya Ganesha, Bandung.

Taufik menambahkan, jika Jabiru telah memiliki izin terbang, maka bukan tidak mungkin siswa juga mampu belajar mengemudikan pesawat dan menjadi pilot. "Kalau sudah punya izin terbang, mereka bisa membentuk klub. Selain itu, mereka juga punya ekstrakurikuler pramuka yang juga ada satuan karya dirgantara. Dari pramuka bisa menjadi pilot," katanya.

Sumber :
http://sains.kompas.com/read/2012/08/10/04413176/Pesawat.Jabiru.SMK.12.Bandung.Segera.Terbang

Ogah Diperiksa KPK, Irjen Djoko Besok Dipanggil Polri

 Sumber Foto : www.antaranews.com

JAKARTA- Pasca lebaran, adu cepat antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Polri dalam kasus dugaan korupsi simulator SIM berlanjut. Bareskrim Mabes Polri sudah menjadwalkan pemanggilan saksi, Gubernur Akademi Polisi nonaktif, Irjen Djoko Susilo--di KPK sudah berstatus tersangka--Kamis (23/8) besok. Sementara KPK juga berjanji akan memeriksa Djoko sebagai tersangka pekan ini. Sayangnya, Djoko sendiri mengatakan akan menolak diperiksa komisi anti-rusuah tersebut.

"Kami akan menolak pemanggilan KPK," kata Kuasa hukum Djoko, Fredrich Yunadi, Rabu (22/8). Alasannya, kliennya akan diperiksa Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian sehingga tak akan datang ke KPK.

Menurut dia, pemeriksaan Djoko di Badan Reserse Kriminal adalah sebagai saksi, bukan tersangka. Dengan pemeriksaan itu, kata Fredrich, KPK tak bisa lagi memanggil kliennya karena seseorang tak bisa diperiksa dua lembaga berbeda untuk kasus yang sama. "Tak ada aturannya. Suruh KPK belajar hukum dulu," katanya.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas mengatakan lembaganya bakal memanggil Djoko Susilo setelah Lebaran. Busyro bahkan mengatakan tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan simulator ujian SIM itu bakal ditahan tak lama lagi (selengkapnya, baca di sini).

Fredrich Yunadi menilai penahanan terhadap Djoko tak mungkin dilakukan KPK. Sebelum penahanan, seseorang minimal harus diperiksa satu kali untuk memperjelas statusnya dalam kasus tersebut. Penahanan langsung, menurut dia, hanya bisa dilakukan pada tersangka yang ditangkap tangan. “Manggil saja belum pernah sama sekali, bagaimana menahan,” kata dia.

Fredrich juga menyatakan, bila surat pemanggilan dikirim pada kliennya, tim kuasa hukum akan meminta KPK untuk meminta hasil pemeriksaan yang dilakukan Badan Reserse Kriminal. Djoko dan tim kuasa hukum berkukuh untuk tidak mau diperiksa dua lembaga hukum yang berbeda pada kasus yang sama.

Sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Boy Rafli Amar mengatakan, "Beliau sebagai saksi," ujarnya.Menurut Boy, karena Idul Fitri, penyidik sempat beristirahat tidak memeriksa tersangka dan saksi-saksi. "Setelah libur, jadwal kembali normal lagi,"katanya.

Keterangan Djoko dibutuhkan karena saat kasus terjadi semua tersangka versi polisi adalah anak buahnya. Mereka adalah Brigjen Didik Purnomo (Wakakorlantas), AKBP Tedy Rusmawan (Ketua Primkopol Korlantas dan Ketua Tim Pengadaan)  dan Kompol Legimo (bendahara keuangan proyek). Sedangkan dua tersangka lain adalah rekanan polri yakni Bambang Soekotjo dan Budi Santoso.

"Soal materinya apa tentu itu penyidik yang tahu persis, kita informasikan jadwal saja," kata mantan Kapoltabes Padang Sumatera Barat ini. Djoko saat ini belum pernah diperiksa oleh KPK walaupun sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Apakah polisi sudah izin KPK soal pemanggilan Djoko ? Menurut Boy, koordinasi sudah dilakukan. "Tidak ada masalah, sebaliknya jika KPK hendak memeriksa tersangka kami silahkan saja, tentu dengan prosedur,"ujarnya.

Lembaga pegiat antikorupsi, Indonesia Corruption Wacth, meminta KPK mengabaikan penolakan pemeriksaan tersangka Irjen Djoko Susilo. Anggota Badan Pekerja ICW, Emerson Yuntho, menegaskan, KPK punya hak memeriksa Djoko sebagai tersangka. "KPK bisa menahan paksa jika Djoko menolak," katanya.

Bahkan menurut Pengamat hukum, Oce Madril, “Kalau memang tidak kooperatif, ya sudah tahan saja,” kata peneliti Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) Universitas Gadjah Mada, Jogjakarta ini.

3 Kasus Lagi

Kasus dugaan korupsi di tubuh Kepolisian RI rupanya tak ada habis-habisnya. Setelah Komisi Pemberantasan Korupsi membongkar kasus dugaan korupsi pengadaan simulator alat uji SIM yang dimainkan oleh pejabat di Korps Lalu Lintas Mabes Polri, masih ada tiga kasus korupsi raksasa yang siap dibongkar ke hadapan publik.

“Kami sedang kumpulkan dan pelajari kasusnya,” kata Ketua Dewan Presidium Indonesia Police Watch, Neta S.Pane. Dari bukti dokumen yang ada, kata Neta, nilai kerugian negara dalam ketiga kasus dugaan korupsi ini mencapai triliunan rupiah. “Modusnya biasa: mark up biaya,” katanya lagi.

Menurut Neta, ikhtiar Indonesia Police Watch mengumpulkan dan mengumumkan ketiga kasus ini adalah agar penyidik Bareskrim Polri menyadari kesalahannya dalam kasus simulator SIM dan menyerahkan penyidikan kasus ini pada KPK. “Pekerjaan polisi masih banyak, ini saja masih ada tiga kasus lagi,” katanya.ins,tmp

Sumber :
http://www.surabayapost.co.id/?mnu=berita&act=view&id=9df25deb88ee1f60873e88d2fd7322cf&jenis=c81e728d9d4c2f636f067f89cc14862c

Selasa, 21 Agustus 2012

INTI PROTOKOL ZIONISME

1. Manusia terbagi 2 (dua) yaitu : Yahudi dan Non-Yahudi (Joyeem atau Umami). Jiwa-jiwa Yahudi dicipta dari jiwa Tuhan, mereka adalah anak-anak Tuhan yang murni. Sementara kaum Umami berasal dari setan, dan penciptaan Umami ditujukan untuk tunduk kepada kaum Yahudi. Kaum Yahudi merupakan pokok dari anasir kemanusiaan, sedangkan kaum Umami adalah budak Yahudi. Kaum Yahudi boleh mencuri, merampas harta benda, menipu, berbohong, menganiaya, membunuh, seerta memperkosa kaum Umami. Sesungguhnya tabiat asli kaum Yahudi ini bukan hanya ada disebutkan dalam protokol dokumen rahasia Zionis melainkan warisan sejak kaum yang merupakan cucu Nabi Ibrahim dari jalur Nabi Ishaq ini mulai mengalami dekadensi sepeninggal Nabi Sulaiman.

2. Protokol Zionisme tentang faham jiwa-jiwa Yahudi dicipta dari jiwa Tuhan dan hanya mereka anak - anak TUhan yang murni; yang sebenarnya sangat menyimpang dari syariat yang dibawa Nabi Musa.

3. Protokol-protokol Zionisme dirancang dengan menyebarkan berbagai faham. Pada suatu ketika mereka mengenalkan sekularisme-kapitalisme, lalu ateisme-komunisme, juga agnostik-sosialisme, lalu ateisme-komunisme, juga agnostik - sosialisme. Untuk menyebarkan pengaruh internasional, protokol-protokol itu antara lain berisi perencanaan keuangan bagi kerajaan Yahudi Internasional yang menyangkut mata uang, pinjaman-pinjaman dan bursa. Media massa adalah salah satu kekuatan besar dan melalui jalan ini Yahudi akan memimpin Dunia. Manusia akan lebih mudah ditundukkan dengan bencana kemiskinan daripada ditundukkan oleh undang - undang.

Sumber :
"Rahasia Kecerdasan Yahudi"
oleh : A.Maheswara-Pinus Book Publisher, 2009

Tahun 2013, Anggaran Pendidikan Rp 331,8 Triliun

JAKARTA, (PRLM).- Pemerintah merencanakan anggaran pendidikan dalam RAPBN 2013 sebesar Rp 331,8 triliun atau naik 6,7 persen dibandingkan dengan anggaran pendidikan 2011. Dengan demikian, pemerintah tetap dapat memenuhi lagi amanat konstitusi agar mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari APBN.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan hal itu ketika menyampaikan keterangan pemerintah atas Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2013 beserta Nota Keuangannya, di depan Rapat Paripurna DPR RI, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.
Kepala Negara merasa bersyukur karena setiap tahun alokasi anggaran pendidikan dapat terus ditingkatkan. Jika tahun 2011 anggaran pendidikan telah mencapai Rp 266,9 triliun dan tahun ini, jumlahnya meningkat menjadi Rp 310,8 triliun.

Kepala Negara berharap supaya anggaran pendidikan yang semakin besar itu digunakan dengan sebaik-baiknya guna meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas jangkauan pemerataan pendidikan. “Untuk meningkatkan partisipasi pendidikan di semua jenjang pendidikan, alokasi anggaran pendidikan tetap kita prioritaskan untuk melanjutkan pemberian Bantuan Operasional Sekolah (BOS) bagi 45,0 juta siswa setingkat SD/MI/Salafiyah Ula dan SMP/MTs/Salafiyah Wustha,” kata Yudhoyono.

Dikatakannya, pemerintah juga akan memulai pelaksanaan Pendidikan Menengah Universal (PMU), antara lain melalui penyediaan BOS pendidikan menengah bagi 9,6 juta siswa SMA/SMK/MA. Guna mendukung pelaksanaan PMU tersebut, pemerintah sedang mempersiapkan penyediaan guru serta pembangunan sarana dan prasarana pendidikan yang diperlukan.

Pelaksanaan PMU diharapkan dapat meningkatkan APK jenjang menengah, memperkecil disparitas antar daerah, dan memperkuat pelayanan pendidikan vokasi. Melalui anggaran pendidikan itu, pemerintah juga merencanakan pembangunan 216 Unit Sekolah Baru (USB), dan lebih dari 4.550 Ruang Kelas Baru (RKB) SMA/SMK/SMLB.

Dijelaskannya, pemerintah juga melakukan rehabilitasi ruang-ruang kelas SMA/SMK/MA yang rusak, serta memulai rehabilitasi sekitar 23.000 ruang kelas SMA/SMK yang rusak berat, dan sebanyak 30.350 ruang kelas SD/SMP yang rusak sedang. “Dengan anggaran pendidikan itu, kita akan melanjutkan penyediaan Bantuan Siswa Miskin (BSM) bagi sekitar 14,3 juta siswa/mahasiswa, dan memberikan beasiswa prestasi bagi sekitar 220 ribu siswa/mahasiswa,” ujarnya. (A-75/A-147)***

Sumber :
http://www.pikiran-rakyat.com/node/200381

Dua Mantan Presiden Absen di Istana Merdeka HUT RI Bernuansa Batak

JAKARTA-Nuansa adat Batak, Sumatera Utara, mendominasi perayaan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Republik Indonesia di Istana Kepresidenan, Jumat (17/8). Ulos, kain khas Batak, tampak menghiasi sudut-sudut istana yang dikombinasi dengan dekorasi bunga dan kain atau bendera Merah Putih.

Tidak hanya itu, musik Gordang Sambilan dan tari Tortor juga ditampilkan di sisi halaman Istana Negara untuk menyambut tamu dan undangan upacara detik-detik proklamasi. Ditampilkannya dua kesenian itu seperti menjadi penegasan setelah sempat muncul kabar adanya klaim oleh Malaysia.

Kesenian lain yang juga ditampilkan di bagian istana yang lain musik daerah Maluku, musik Melayu Kepulauan Riau, dan seni tradisional Banten Calung Renteng Peringatan HUT ke-67 RI, kemarin, hampir sama dengan yang terjadi pada 17 Agustus 1945, yakni jatuh pada hari Jumat di Bulan Ramadan. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memimpin langsung sebagai inspektur upacara. Pembawa bendera Merah Putih adalah Mega Ayundya dari SMA Taruna Nusantara, Magelang, Jawa Tengah.

Usai pengibaran bendera Merah Putih, melintas lima pesawat Sukhoi dan lima pesawat F-16 yang melakukan atraksi fly pass.

Di jajaran undangan, tidak tampak dua mantan presiden RI. Yakni BJ Habibie dan Megawati Soekarno Putri. Mega memilih untuk melaksanakan upacara di kantor PDIP, Lenteng Agung. “Ibu Mega memperingati (HUT RI) bersama partai PDI Perjuangan. Kan sama-sama merayakan 17 Agustus,” kata Ketua MPR Taufik Kiemas, suami Megawati.

Sore harinya, sebelum upacara penurunan bendera, ditampilkan kesenian dari berbagai daerah. Seperti kesenian massal Soya-soya yang merupakan tarian patriotisme dari daerah Maluku Utara. Tarian itu menggambarkan sifat patriot rakyat Maluku Utara dalam upaya pencarian jenazah ayahanda dari Sultan Baabullah, yaitu Sultan Khairun yang diculik penjajah.

Selain itu juga kesenian massal Lengger Calung Banyumasan. Tarian itu diperagakan 100 penari wanita dengan menyajikan gerak khas Banyumasan dengan diiringi Calung, perangkat musik khas Banyumas. (fal/jpnn)

Sumber :
http://www.hariansumutpos.com/2012/08/39991/dua-mantan-presiden-absen-di-istana-merdeka

MANTAN KETUA DPR-MPR WAFAT

JAKARTA - Ketua MPR-DPR periode 1987"1992 Mohammad Kharis Suhud, Senin (20/8) berpulang. Purnawirawan TNI dengan pangkat terakhir letjen itu mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta, pada usia 87 tahun.

Jenazah almarhum kemudian dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta. "Di saat-saat terakhir, bapak berpesan kepada keluarga agar senantiasa hidup rukun," kata putra kedua Kharis Suhud, Harry Santoso, di rumah duka, Jalan Pati Unus, Jakarta Selatan, Senin (20/8).

Mantan ketua Fraksi ABRI (1982"1987) itu selama sebulan sebelumnya dirawat di rumah sakit karena menderita komplikasi sejumlah penyakit. Yaitu, penyakit jantung, liver, dan ginjal. "Kami seluruh keluarga ikhlas, semoga bapak mendapat tempat terbaik di sisi-Nya," imbuh Harry.

Mantan duta besar RI untuk Thailand itu meninggalkan empat anak dan delapan cucu. Istrinya, Sri Sukarsi, terlebih dahulu meninggal pada 2005.

Wakil Ketua MPR Hadjriyanto Tohari menyatakan, Kharis merupakan salah satu figur pemimpin bangsa yang santun. Meski berlatar belakang militer, tokoh kelahiran Madiun, 10 April 1925, itu dikenal sangat soft dalam menangani persoalan-persoalan bangsa. "Tidak pernah beliau menggunakan pendekatan keras, melainkan selalu persuasif," ujar Hadjriyanto.

Selain itu, menurut politikus Partai Golkar tersebut, Kharis dikenal sebagai sosok yang bersih. Selama memegang sejumlah jabatan, dia tidak pernah terkait dengan kasus-kasus penyalahgunaan kekuasaan. "Pak Kharis Suhud beda dengan pemimpin-pemimpin bangsa sekarang, yang begitu gampang terkait dengan perkara-perkara korupsi," imbuhnya.

Di mata Hadjriyanto, Kharis juga seorang yang sangat berwawasan kebangsaan dan patriot sejati. Hadjriyanto mengatakan, di usia yang sudah lanjut, Kharis juga termasuk yang selalu hadir untuk memenuhi undangan perayaan Hari Konstitusi/HUT MPR yang diperingati setiap 18 Agustus. "Kami juga berdoa semoga Allah menempatkan arwahnya di tempat yang mulia di sisi-Nya," pungkasnya. (dyn/bay/c11/agm)

Sumber :
http://www.jpnn.com/index.php?mib=berita.detail&id=137284