Wellcome

SELAMAT DATANG DI BLOG PRIBADI REALIS GEA
"Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa - bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling taqwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. [QS. 49 : 13]"

Selasa, 21 Agustus 2012

INTI PROTOKOL ZIONISME

1. Manusia terbagi 2 (dua) yaitu : Yahudi dan Non-Yahudi (Joyeem atau Umami). Jiwa-jiwa Yahudi dicipta dari jiwa Tuhan, mereka adalah anak-anak Tuhan yang murni. Sementara kaum Umami berasal dari setan, dan penciptaan Umami ditujukan untuk tunduk kepada kaum Yahudi. Kaum Yahudi merupakan pokok dari anasir kemanusiaan, sedangkan kaum Umami adalah budak Yahudi. Kaum Yahudi boleh mencuri, merampas harta benda, menipu, berbohong, menganiaya, membunuh, seerta memperkosa kaum Umami. Sesungguhnya tabiat asli kaum Yahudi ini bukan hanya ada disebutkan dalam protokol dokumen rahasia Zionis melainkan warisan sejak kaum yang merupakan cucu Nabi Ibrahim dari jalur Nabi Ishaq ini mulai mengalami dekadensi sepeninggal Nabi Sulaiman.

2. Protokol Zionisme tentang faham jiwa-jiwa Yahudi dicipta dari jiwa Tuhan dan hanya mereka anak - anak TUhan yang murni; yang sebenarnya sangat menyimpang dari syariat yang dibawa Nabi Musa.

3. Protokol-protokol Zionisme dirancang dengan menyebarkan berbagai faham. Pada suatu ketika mereka mengenalkan sekularisme-kapitalisme, lalu ateisme-komunisme, juga agnostik-sosialisme, lalu ateisme-komunisme, juga agnostik - sosialisme. Untuk menyebarkan pengaruh internasional, protokol-protokol itu antara lain berisi perencanaan keuangan bagi kerajaan Yahudi Internasional yang menyangkut mata uang, pinjaman-pinjaman dan bursa. Media massa adalah salah satu kekuatan besar dan melalui jalan ini Yahudi akan memimpin Dunia. Manusia akan lebih mudah ditundukkan dengan bencana kemiskinan daripada ditundukkan oleh undang - undang.

Sumber :
"Rahasia Kecerdasan Yahudi"
oleh : A.Maheswara-Pinus Book Publisher, 2009

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berikan komentar yang santun dan membangun serta solusi terbaik dari apa yang anda anggap sebagai kekeliruan. Admin berhak untuk menghapus komentar yang tidak mengindahkan himbauan ini. Terima kasih.